Mengenal Penemu Calculus Newton

Isaac Newton, tergolong salah seseorang ilmuan terbesar sepanjang zaman. Beliau sebagai amat terkenal sebab penemuannya atas aturan gravitasi (gaya berat) & aturan gerak.

Kedua aturan inilah yang kemudian lebih dari satu digunakan menjadi landasan sang para ilmuwan berikutnya.

Tepat dalam lepas 25 desember 1642 beliau lahir pada kota mini Woolsthorpe, Inggris. Bapaknya seseorang petani yang meninggal dalam ketika Newton masih dalam kandungan ibunya. 3 tahun sehabis beliau lahir, sang mak menikah lagi dengan lelaki lain & dibawah pindah ke lain kota. Akan namun Newton tidak ikut ibunya. Melainkan beliau domisili bareng neneknya pada sana.

Newton, tergolong keturunan yang pendiam, lebih mendekati pemimpin. Dia tidak punya lebih dari satu sahabat pada sekolahnya. Beliau nongkrong menyendiri pada ujung kelas ter belakang. Nasibnya, tentulah kurang menguntungkan. Dalam tahun 1656, bapak tirinya meninggal jagat. Kemidian sang bunda kembali bergabung pada Woolsthorpe. Dia berupaya mengelola tanah pert aniannya buat keluar dari sekolahnya, & membantunya.

Akan namun Newton kurang berminat dengan kerja-kerja pertanian. Dia lebih suka mempelajari & berlatih mengenai mekanika. Dalam suatu hari, terjadilah angin ribut didaerah pertaniannya. Sang mak menyuruhnya mengunci pintu tempat tinggal supaya tidak terhempas sang angin. Namun perintahnya sama sekali tidak dijalankannya. Bahkan dia mengerjakan sesuatu yang dipandang aneh sang ibunya. Beliau terjun & naik berulang kali dari jendelanya. Ternyata beliau sedang mengukur berapa kekuatan angin tadi. Beliau sedang mengukur perbedaan-perbedaannya dengan saat angin semakin lemah kekuatannya.

Menyadari akan ketidaksenangan anaknya terhadap pas tanam, maka beliau pun pada sekolahkan kembali ke sekolah gerombolan elite, & lulus dengan bagus dalam tahun 1661. Waktu itu dia telah berusia 18 tahun. Kemudian dia memasuki Universitas Cambridge. Belakangan guru besarnya kagum ataskecerdasannya, sebab beliau sudah memahami apa yang akan diajarkannya. & pada universitas ini, dia mempelajari kitab apa saja yang terdapat dalam perpustakaan, terpenting mengenai matematika & fifika.

Dalam tahun 1665 genaplah beliau berusia 22 tahun. & dalam usia inilah dia membuat formula dasar buat matematika yang digunakan sampai kini, atau yang kini lebih diketahui dengan kata binomial theorem .Tahun ini pulala beliau lulus dari studinya. Namun sayang keinginannya buat tetap berada pada Universitas itu terhalang, sebab adanya huru-hara. Maka dia pun kembali ke kota kecilnya, sementara universitasnya itu pada tutup sang pemerintah.

Dalam tahun 1687, terbitlah bukunya dengan judul The Mathematical Principle of Natural Philosphy yang ditulisnya dalam bahasa latin. Para ilmuwan beropini, bahwa kitab tadi adalah kitab ilmu terpenting. Sebab kitab itu sekaligus sudah memuat 3 macam aturan gerak, termasuk jua pada dalamnya aturan grafitasi universal tadi.

Ternyata aturan-hukumnya itu tidak hanya meliputi alam semesta, namun pula memaparkan macam mana bola bisbol sudah terpuruk dari tangan pemainnya ke tanah & mengapa partikel-partikel debu hinggap pada rak kitab.

Sesuai uraian diatas mampu kita pungut hikmanya , yaitu :

  1. Newton ialah seseorang yang pendiam, tekun, & rasa ingintahunya amat tinggi. Semenjak mini Newton mempunyai minat dalam gaya berat (gravitasi) hal ini terlihat dalam peristiwa angin ribut pada wilayah pertaniannya. Newton terjun & naik berulang kali dari jendelanya. Ternyata dia sedang mengukur berapa kekuatan angin tadi.
  2. Tidak puas dengan penemuannya Newton berusaha terus buat menciptakan & memecahkan problem-dilema matematika yang berlandas dalam formula. Hasilnya, dia menciptakan kunci matematika yang kini diklaim menjadi calculus. Dengan matematika maka internet dan dunia teknologi koding atau nyekrip bisa terwujud.
←Older